Media Sumatera, Online. Palembang – Dinkes Kota Palembang menyebut kasus COVID-19 masih mengalami lonjakan. Saat ini jumlah terkonfirmasi positif mencapai 2.857 kasus. Sebagian besar pasien memilih menjalani isolasi mandiri (isoman).
Juru Bicara Satgas COVID-19 Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan terjadi penambahan 155 kasus konformasi positif COVID-19 baru pada Senin (14/2). Namun, kebanyakan pasien mengalami gejala ringan sehingga bisa melakukan isoman.
“Total saat ini ada 2.857 kasus positif COVID-19,” katanya.
Dari jumlah itu, 2.301 kasus berstatus simtomatik dan menjalani isolasi mandiri, 12 pasien menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena komorbid dan sisanya sudah dinyatakan sembuh.
“Kasus COVID-19 dihimpun dari hasil pemeriksaan tes usap antigen dan PCR terhadap masyarakat yang akan melakukan mobilitas atau membutuhkan tindakan di rumah sakit,” katanya.
Adapun untuk yang meninggal dunia, ada 3 pasien dan mereka merupakan pasien komorbid dengan sejumlah penyakit yang menyertainya. Di antaranya penyakit jantung. Ketiganya juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Jadi kami juga meluruskan informasi sekaligus menegaskan bahwa tiga pasien COVID-19 yang itu bukan meninggal saat isoman. Mereka semua komorbid dan dirawat di rumah sakit,” katanya.
Meski begitu, Yudhi mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir melakukan pemeriksaan tes antigen ataupun PCR yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Karena dengan pemeriksaan, penyebaran virus bisa terdeteksi.
“Tetap pentingkan protokol kesehatan ketat, walau rata-rata kasus aktif umumnya bergejala ringan hingga sedang dan diisolasi,” katanya.







