Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

MEDAN, mediasumatera.id – Suasana penuh haru dan hadirat Tuhan begitu terasa dalam Ibadah Minggu Judika yang dilaksanakan di GKPI Padang Bulan Medan pada Minggu, 22 Maret 2026, berlangsung penuh sukacita, pengharapan, dan perenungan yang mendalam. Empat kali ibadah yang digelar dalam rangka pelayanan pembangunan renovasi Gereja GKPI JK Immanuel Pematangsiantar menjadi momen yang tak terlupakan.
Sejak ibadah pertama hingga keempat, jemaat hadir dengan hati yang terbuka. Tidak sekadar mengikuti rangkaian liturgi, tetapi benar-benar mengalami sentuhan Tuhan yang memulihkan.
Dalam momen yang sarat makna ini, pemberitaan Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Tubiran M.T. Simamora dengan dasar khotbah dari Yehezkiel 37:1–14, mengangkat tema yang menggugah hati: “Tuhan Pemberi Nafas Kehidupan”.
Ibadah Minggu Judika yang berarti “Berilah Keadilan Kepadaku, Ya Allah” tidak hanya menjadi sebuah liturgi, tetapi berubah menjadi perjumpaan rohani yang mendalam bagi jemaat yang hadir.
Dalam penyampaiannya, jemaat diajak merenungkan bahwa seringkali manusia memahami keadilan sebagai penghukuman. Namun firman Tuhan menegaskan:
1. Keadilan Tuhan adalah pemulihan, bukan penghukuman
2. Keadilan Tuhan adalah pengampunan, bukan pembalasan
Melalui gambaran lembah tulang-tulang kering, jemaat diingatkan bahwa kehidupan yang terasa hancur, kosong, dan tanpa harapan sekalipun, masih berada dalam kuasa Tuhan.
“Ketika manusia berkata tidak mungkin, Tuhan berkata masih ada kehidupan. Dialah pemberi nafas kehidupan,” demikian pesan yang menggugah dan membuat banyak jemaat terdiam dalam haru.

Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Sepanjang ibadah berlangsung, tidak sedikit jemaat yang meneteskan air mata. Suasana berubah menjadi sangat khusyuk ketika firman Tuhan menyentuh realita hidup banyak orang, tentang pergumulan, keputusasaan, dan harapan yang mulai pudar.
Namun di tengah suasana itu, firman Tuhan menghadirkan kekuatan baru:
* Tidak ada hidup yang terlalu kering untuk dihidupkan Kembali
* Tidak ada keadaan yang terlalu sulit bagi Tuhan
Lebih dari sekadar ibadah, pelayanan ini menjadi wujud nyata kasih. Jemaat GKPI Padang Bulan Medan menyambut dengan penuh sukacita dan memberikan dukungan yang luar biasa, baik melalui doa maupun bantuan materi untuk pembangunan renovasi gereja.
Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pelayanan Tuhan tidak berjalan sendiri. Kasih yang dinyatakan jemaat menjadi kekuatan bagi proses pembangunan Gereja GKPI JK Immanuel Pematangsiantar ke depan.
Kehadiran rombongan disambut dengan penuh kasih oleh amang Pdt. Janter Lubis, M.Th yang menerima dengan hangat serta membuka ruang pelayanan bagi panitia di GKPI Padang Bulan Medan.
Dalam rangkaian ibadah yang berlangsung, Ketua Umum Panitia Pembangunan Inang Agustina br Sihombing juga menyampaikan kata sambutan yang penuh rasa syukur dan harapan. Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan terima kasih atas kesempatan pelayanan yang diberikan, sekaligus mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama mendukung pembangunan rumah Tuhan dengan hati yang tulus.Dukungan yang diberikan tidak hanya menjadi kekuatan dalam proses pembangunan renovasi gereja, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pelayanan Tuhan dikerjakan dalam kebersamaan dan kasih.
Suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan hingga penghujung ibadah malam. Di akhir ibadah, Pimpinan Gereja GKPI JK Immanuel Pematangsiantar, yaitu amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pimpinan GKPI Padang Bulan Medan, yakni amang Pdt. Janter Lubis, M.Th atas sambutan yang begitu hangat, dukungan yang luar biasa, serta kasih yang nyata melalui seluruh jemaat.Ketika Hati yang Keras Dilunakkan Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Baca Juga :  Tersungkur Di Depan Kaki Yesus

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan dengan penuh kerendahan hati, sebagai bentuk penghargaan atas kebersamaan dalam pelayanan dan kesatuan tubuh Kristus yang nyata dirasakan sepanjang rangkaian ibadah.

Ketika Hati yang Keras Dilunakkan Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Dari air mata lahir pertobatan, dari hati yang keras muncul kelembutan, dan dari iman yang sederhana Tuhan menghadirkan kehidupan.
Amin.

Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel

Ketika Hati yang Keras Dilunakkan

Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.
” Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu ”
(2 Korintus 9:7–8)
Soli Deo Gloria.
(VIP)