PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Suasana Minggu Advent II di GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar dipenuhi kehangatan rohani dan kerinduan mendalam untuk menyambut kedatangan Tuhan. Meski renovasi gedung gereja masih berlangsung, jemaat tetap hadir dengan hati yang rindu memuji Tuhan. Di balik debu dan kerangka pembangunan, tampak jelas bahwa Allah sedang membangun sesuatu yang jauh lebih besar: pembaharuan iman dan pertobatan umat-Nya.
Ibadah dibuka dengan alunan pujian dari Kidung Jemaat, diiringi lembut oleh Inang S br Sitegar. Liturgi dipimpin oleh Amang Pnt. J. Sipayung dengan epistel dari Mazmur 72:1–19, mengajak jemaat merenungkan keadilan, kasih, dan pemerintahan Mesias yang dijanjikan.
Pada minggu penuh pengharapan ini, khotbah disampaikan oleh Pdt. T. Simanjuntak, S.Th. dengan tema:
“Bertobatlah, Kerajaan Allah Sudah Dekat” (Matius 3:1–12)
Advent: Panggilan untuk Bertobat dan Menyambut Terang Kristus
Dalam khotbahnya, Pdt. T. Simanjuntak menegaskan bahwa Advent adalah masa penantian yang membawa dua makna besar:
1. Kedatangan Tuhan melawat umat-Nya, dan
2. Kedatangan-Nya yang kedua, saat Ia datang menghakimi dunia.
Dengan suara lembut namun penuh kuasa, ia bertanya:
“Apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut Tuhan Yesus?”
Bukan sekadar dekorasi Natal, bukan pakaian baru, bukan pesta atau perayaan.
Yang terutama, dan paling penting, adalah pertobatan.
Pdt. T Simanjuntak, S.Th menekankan:
1. Pertobatan adalah perubahan hati dan pikiran.
2. Pertobatan adalah berbalik dari dosa.
3. Pertobatan adalah membuka diri agar Roh Kudus bekerja.
4. Pertobatan adalah hidup dalam Firman dan menolong sesama, sebab suatu hari kita pun bisa berada pada posisi mereka.
Khotbah hari Minggu Advent II diperkaya dengan makna mendalam mengenai kelahiran Tuhan Yesus Kristus sebagai berita keselamatan bagi dunia. Pdt. T Simanjuntak, S.Th menekankan bahwa kelahiran Yesus bukanlah peristiwa biasa, tetapi bagian dari rencana keselamatan yang kekal.
Dalam Roma 3:23 dijelaskan bahwa semua manusia telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Dunia membutuhkan Juruselamat, dan Juruselamat itu lahir dalam wujud bayi di palungan.
Yesus, Putra Allah, datang bukan hanya untuk hidup di antara manusia, tetapi untuk menebus dosa dunia melalui pengorbananNya di kayu salib. KelahiranNya adalah awal dari karya keselamatan yang mencapai puncaknya dalam kematian dan kebangkitanNya.
Inilah Injil yang sejati:
Siapa yang percaya kepadaNya memperoleh hidup kekal.
(Yohanes 3:16)
Kitab Roma menjelaskan:
1. Dosa masuk melalui satu orang dan menimpa seluruh umat manusia (Roma 5:12).
2. Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah adalah hidup kekal (Roma 6:23).
3. Keselamatan bukan hasil usaha atau perbuatan baik, melainkan anugerah (Efesus 2:8–9).
4. Yesus adalah satu-satunya Jalan, Kebenaran, dan Hidup (Yohanes 14:6).
5. Tidak ada jalan lain menuju keselamatan selain melalui Dia.
Cara Menerima Keselamatan :
1. Mengakui dosa dan ketidaklayakan diri di hadapan Allah (Roma 3:23).
2. Percaya bahwa Yesus mati dan bangkit untuk menebus dosa (Yohanes 3:16).
3. Bertobat dan mengundang Yesus masuk ke dalam hati (Efesus 2:8–9).
Amang Pdt. T Simanjuntak, S.Th menutup bagian khotbah dengan pesan kuat:
“Yesus adalah Terang itu. Hiduplah bersama Dia. Bertobatlah, sebab Ia akan datang kembali.”
Suasana seketika menjadi hening. Firman Tuhan menembus hati jemaat, memanggil mereka untuk kembali kepada kasih Allah.

Melalui iman ini, setiap orang memperoleh jaminan keselamatan kekal, bukan karena kebaikan diri, tetapi karena kasih karunia Allah yang sempurna.
Pelayanan Liturgi dan Musik pada hari Minggu Advent II:
– Warta Jemaat dan Doa Syafaat: Inang Pnt. U br Tobing
– Pujian: Inang L br Manullang & Inang M br Nainggolan
– Persembahan: Amang Pnt. U Marpaung & Inang C br Lubis
– Penerimaan Tamu: Amang C.Pnt. Berlin Simangunsong & Amang C.Pnt. Victor Asido Elyakim P.
Warta Jemaat
1. Persembahan ke depan untuk mendukung Dana Renovasi Gereja.
2. Bakti bulanan diharapkan Jemaat yang belum memberikan agar kiranya segera dilunasi.
3. Baptisan Kudus – pada hari Jumat tanggal 26 Desember 2025.
4. Naik Sidi anak rantau – 26 Desember 2025.
5. Pemberkatan Pernikahan David H. Sipayung & Hannasyah C br Panjaitan – 31 Januari 2026.
6. Sidang Umum Jemaat – selesai Ibadah Minggu siang pada tanggal 14 Desember 2025.
7. Gladi Resik penatua & panitia Natal – pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 17.00 WIB.
Meskipun bangunan gereja sedang diperbaiki, Tuhan sedang mengerjakan renovasi rohani yang jauh lebih penting. Iman diperkuat, karakter dibentuk, dan kasih Kristus dinyalakan kembali di dalam hati jemaat.
Di akhir ibadah, banyak jemaat terdiam dalam syukur. Mereka pulang bukan hanya membawa firman, tetapi membawa sentuhan kasih Allah yang memperbarui hidup.
Melalui ibadah Advent II ini, jemaat diajak mengingat:
Bertobatlah, sebab Kerajaan Allah sudah dekat. Dan terimalah keselamatan yang lahir melalui kedatangan Yesus Kristus, Dialah Terang dunia, Dialah Juruselamat, Dialah sumber pengharapan yang kekal.
Amin 
Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







