RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”
Selasa, 07 April 2026
PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id –
Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita, Yesus Kristus.
Kiranya damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan dari Tuhan perlahan mengalir dan memenuhi setiap ruang hati kita, bahkan di saat kita merasa lelah, kosong, atau seolah tidak baik-baik saja.
Di masa Paskah yang baru saja kita rayakan, Tuhan mengajak kita untuk berhenti sejenak… menarik napas… dan dengan jujur melihat ke dalam hati kita sendiri.
Biarlah hari ini menjadi langkah baru…
langkah kecil untuk kembali berjalan bersama Tuhan.
Renungan ini disampaikan oleh amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th sebagai penguatan iman bagi kita semua.
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” (Kejadian 1:27)
Menarik mengetahui komposisi astronot dalam misi NASA Amerika Serikat “Artemis II” ke bulan, dari 1 April 2026 selama sepuluh hari. Masing-masing adalah Reid Wiseman – mission commander (NASA); Victor Glover – pilot (NASA), orang Afrika Amerika pertama yang pergi ke bulan; Christina Koch – Mission specialist (NASA), menjadi perempuan pertama yang pergi ke bulan; dan Jeremy Hansen – Mission specialist (Kanada).
Setelah meninggalkan orbit bumi, seseorang mengatakan: Kemanusiaan sekali lagi telah menunjukkan apa yang mampu kita lakukan (“Humanity has once again shown what we are capable of”).
Teks harian kita hari ini, Kej. 1:27 merupakan bagian dari Kisah Penciptaan Tuhan atas alam semesta dan segenap isinya, termasuk manusia. Kisah penciptaan merupakan sekaligus ajaran iman di Israel mengenai asal-usul hubungan dan tujuan dunia serta manusia. Dari sudut bangsa Israel, kisah penciptaan adalah piagam penciptaan yang diucapkan dalam liturgi dan kebaktian. Ungkapan-ungkapan Kejadian 1 adalah bahasa liturgi, bahasa ibadat dan pemujaan kepada Tuhan. Tiap kata-kata dan kalimat berisikan pengakuan dan pengertian iman yang berlimpah-limpah (Lempp 1971, 9).
Kej. 1:1, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi,” merupakan pengumuman pokok, bahwa Allah-lah yang menjadikan langit dan bumi. Dan, bahwa manusia adalah puncak dari seluruh ciptaan Allah. Hal itu dinyatakan oleh pernyataan Allah bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:26-27). “Gambar Allah” mempunyai makna “Menjadi wakil Allah di bumi.” Hal ini diungkapkan oleh ay. 26 di mana manusia diberi kuasa atas bumi, memerintah sebagai wakil Allah, mengelola bumi, untuk manusia menjadi sejahtera di bumi yang diberikan Allah.
Allah menghendaki manusia, yaitu kita, mampu untuk mengelola bumi, tanah, laut, udara sebagai wakil Allah; mempelajarinya dan memeliharanya untuk kebaikan kehidupan.
Bagi salah satu astronot di atas itu, eksplorasi ruang angkasa tidak menggantikan iman—melainkan memperdalamnya. Bagi dia, pergi ke Bulan bukan hanya perjalanan ilmiah, tetapi juga sebuah panggilan rohani yang ditandai oleh doa, kerendahan hati, dan tujuan. Dia adalah Victor Glover.
Marilah dengan talenta dan karunia yang ada pada kita, kita melayani kehidupan, mengerjakan bagian kita dengan sekuat-kuatnya. Sebagai petani, peternak, pedagang, militer, polisi, penegak hukum, guru, pengusaha, pegawai, politisi, pemerintah, pendeta, rohaniwan, astronout, di kota maupun di desa, kita membangun kehidupan yang terarah kepada Kehendak Tuhan, karena kita dimaksudkan Tuhan menjadi wakil-Nya di bumi ini, mendatangkan kemajuan, kebaikan dan sejahtera serta keadilan.
Lagu:
KJ No. 335:1,2 “Manusia yang Meluku”
Doa:
Ya Tuhan, Allah Bapa kami di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus, kami bersyukur atas anugerah-Mu dan ketetapan-Mu bagi kami mansuia sebagai Puncak Ciptaan yang menjadi Waki-Mu di bumi untuk mengelolanya. Perlengkapi kami senantiasa dengan tanggungjawab dan kecintaan pada tugas-tugas kami sesuai talenta dan anugerah yang Engkau berikan, agar kami melayani kehidupan dan dunia ini menjadi hunian yang aman, indah dan sejahtera serta berkelanjutan. Amin.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.
(VIP)




