Menjadi Rekan Kerja Allah

Menjadi Rekan Kerja Allah

SALVE, mediasumatera. id – bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Seperti bunda Maria yang dipilih Allah sebagai rekan kerja-Nya, maka kita pun sebagai murid dan pengikut Yesus dipanggil untuk menjadi rekan kerja-Nya. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat merayakan hari raya santa perawan Maria dikandung tanpa dosa.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 1: 26 – 38, yakni pemberitahuan tentang kelahiran Yesus. Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan tentang
Maria seorang gadis desa yang sederhana, bersahaja, rendah hati, dan taat beribadah. Dan justru karena itulah, Allah memilih dia untuk menjadi rekan kerja dalam proyek besar keselamatan umat manusia. Namun, panggilan itu bukan tanpa pergumulan dan pergulatan. Maria sempat mengalami kebingungan dan ketakutan, tetapi ia membuka hati, melakukan discernment, dan akhirnya dengan penuh iman berkata: “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu.” Inilah yang kita kenal dengan
FIAT Maria, yang adalah wujud penyerahan dirinya yang total kepada kehendak Allah.

Bagaimana dengan kita? Kita pun dipilih Allah bukan karena kita sempurna atau hebat, melainkan karena Allah melihat cinta kita kepada-Nya. Setiap tugas, peran, dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita, kita sadari dan maknai sebagai bagian dari proyek keselamatan Allah. Maka, mari kita belajar dari sikap Maria yang:
Pertama Rendah hati dalam menerima peran sebagai sebuah panggilan. Setiap peran adalah pelayanan. Oleh karena itu, apapun peran yang kita mainkan harus selalu rendah hati. Kedua Sederhana dan bersahaja dalam menjalani hidup. Kita tidak perlu menjadi orang lain. Jadilah dirimu sendiri. Ingat, diri kita sebagai rekan kerja Allah, harus disyukuri.
Ketiga *Selalu mengandalkan Allah dalam setiap keputusan. Kita bukan siapa-siapa. Tanpa campur tangan Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, dengan segala keterbatasan, kita tetap rekan kerja Allah. Dan seperti Maria, kita pun diajak untuk berkata dalam iman: “Jadilah padaku menurut kehendak-Mu.” Jadikan FIAT Maria, menjadi FIAT kita, sebab bersama ibu Maria kita telah menjadi rekan kerja Allah.

Baca Juga :  Ketaatan Atau Kepatuhan Pada Titah Tuhan 

Pertanyaan refleksi:
.
1. Apakah aku sudah menyadari bahwa setiap tugas dan peran yang kuterima adalah bagian dari proyek keselamatan Allah?
2. Dalam keterbatasanku, bagaimana aku bisa meneladani kerendahan hati dan ketaatan Maria?
3. Apakah aku berani berkata “jadilah padaku menurut kehendak-Mu” ketika Allah menghendaki sesuatu yang sulit dalam hidupku?
4. Di area hidup mana saat ini Allah mungkin sedang “menyapa” dan mengajak saya untuk menjadi rekan kerja-Nya? (Di keluarga, komunitas, tempat kerja atau pelayanan ?)
Selamat berefleksi

Doa Singkat
Ya Allah,
seperti Maria yang rendah hati dan taat, ajarilah kami untuk selalu membuka hati pada kehendak-Mu.
Dalam setiap tugas dan peran yang Engkau percayakan, jadikan kami rekan kerja-Mu yang setia,
agar hidup kami menjadi bagian dari karya keselamatan-Mu. Amin.