Jumat, 3 September 2021 20:18 WIB

Rektor UHNP Sanggam Siahaan Mengeluarkan SK-SK Ganjil

Oleh : | Editor :
Dibaca :254 kali dibaca | Durasi baca : 3 Menit

MEDIASUMATERA.ID-PEMATANGSIANTAR : Berdasarkan surat yang dikeluarkan Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan pada tanggal 16 Maret 2020 dengan No. Surat 183/Pn-UHKBPN/C/PS/III/2020  dan Surat tanggal 31 Agustus 2020 dengan No. Surat 374/Pn-UHKBPN/C/PS/VIII/2020 tentang Persetujuan  Pengangkatan Tenaga Kependidikan Kontrak yang ditandatangani Ketua Yayasan Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, MM. Dan dari Pihak Rektorat UHNP Surat Perjanjian Kerja Atas Kesepakatan Bersama pada tanggal 1 Mei 2020 No. Surat 04/SPKKB-UHNP/R/V/2020 dan Surat tanggal 7 September 2020 No. Surat 004/SPKKB-UHNP/R/IX/2020 yang ditandatangani Rektor Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum diberikan oleh pihak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar kepada Darma Indra Gultom diangkat menjadi Tenaga Kependidikan di Unit Kerja Wakil Rektor I Bagian Pusat Sistem Informasi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, untuk menuntut kejelasan status kepegawaian Darma Indra Gultom. Pasalnya, sejak 1 April 2021 sampai dengan 03 September 2021 tidak memiliki status yang jelas dan tanpa adanya surat pemecatan atau Pemberhentian dari Pihak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

Rektor UHNP Sanggam Siahaan Mengeluarkan SK-SK Ganjil
Pihak Yayasan Universitas HKBP Dalam Setahun Mengeluarkan 2 buah Kontrak Tenaga Kependidikan Dan Diketahui Pihak Biro Keuangan (Desmar Tampubolon)
Rektor UHNP Sanggam Siahaan Mengeluarkan SK-SK Ganjil
Rektor UHNP Sanggam Siahaan Mengeluarkan SK-SK Ganjil Dalam Setahun

Informasi melalui jurnalis Media Sumatera yang didapatkan dari Darma Indra Gultom merasakan bahwa Kantor Pusat Sistem Informasi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dibongkar paksa dan ruangannya diacak-acak,  dan beliau tidak lagi diberdayakan. Dan kondisi ini pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan, dan merasa sudah diberhentikan secara tidak hormat. (Jumat, 03/09/2021)

Rektor UHNP Sanggam Siahaan Mengeluarkan SK-SK Ganjil
Pihak BAU-SDM Afrida Mekartini Hotmawaty Sidauruk dengan beberapa pegawai lainnya termasuk salah satunya  Beresman Siburian yang membongkar paksa Kantor Pusat Sistem Informasi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Pengacara Dr. TP. JOSE SILITONGA, SH. MA. M.Pd. mengatakan Pihak Yayasan terkesan menyudutkan klien kami padahal seharusnya pihak Yayasan wajib melakukan teguran dan/atau meminta pertanggungjawaban Saudara Rektor Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum atas penerbitan SK-SK tersebut karena penerbitan SK-SK tersebut adalah oleh pihak Rektorat bukan datang dari klien kami, sehingga dengan alasan SK tidak bernomor dan tidak ditandatangani oleh Rektor Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum selaku pimpinan tertinggi di UHNP adalah perbuatan Mal Administrasi. Bahkan Kedatangan Maringan Silaban yang mengaku selaku pengacara pada pertemuan tersebut dirasakan klien kami juga dalam bentuk tekanan sehingga klien kami merasa tidak bebas dan merdeka untuk mempertahankan hak-haknya karena tidak didampingi kuasa hukumnya, ungkapnya.

Baca Juga :  Pria Gadaikan Mobil Sewaan Di Ringkus Polisi

Pengacara Dr. TP. JOSE SILITONGA, SH. MA. M.Pd. mengatakan bahwa kehadiran klien kami Darma Indra Gultom pada pertemuan tersebut hanya didasarkan undangan melalui WhatsApp (WA) dari pegawai Biro Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia UHNP Saudari Afrida Mekartini Hotmawaty Sidauruk nomor telepon seluluer 085767806668 pada pokoknya untuk bertemu dengan Ir. Simson Tampubolon Bendahara Yayasan untuk hadir pada hari kamis, tanggal 26 Agustus 2021 Pukul 14.00 WIB di Kantor Biro Rektor UHNP. Dan pada pertemuan tersebut hadir dari pihak Rektorat UHNP diwakili Saudara Rektor Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum, dengan beberapa pegawai dan dosen UHNP sedangkan dari pihak Yayasan UHN hadir Saudara Ir. Simson Tampubolon dkk termasuk pengacara Maringan Silaban, ujarnya.

Dr. TP. JOSE SILITONGA, SH. MA. M.Pd. mengatakan selaku kuasa hukum klien kami tidak mengenal dekat dengan Saudara Ir. Simson Tampubolon hanya mengenal saat beliau menjadi moderator saya selaku pembicara / nara sumber pada acara Implementasi Aturan dan Peraturan HKBP Tahun 2002 di Hotel Antares Medan atas undangan Pdt. Ester Sitorus, M.Th dan Pdt. Dr. Dewi Sri Sinaga. Dan Kami selaku kuasa hukum klien kami tidak mengenal pengacara yang bernama Maringan Silaban, ungkapnya.

Oleh karena itu Darma Indra Gultom menunjuk Pengacaranya Bapak Dr. TP. Jose Silitonga, SH, MA, M.Pd  untuk membantunya, dan berdasarkan pendapat Dr. TP. Jose Silitonga, SH, MA, M.Pd bahwa hasil pertemuan tersebut tidak mengenal pengacara yang bernama Maringan Silaban dan tidak adanya alasan konkrit Pemberhentian Kontrak Kerja yang dilakukan oleh Pihak Rektorat UHNP. Melalui Surat Somasi No. 001/J & P/PS/VIII/2021 tanggal 14 Agustus 2021 mensomasi Rektor Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum yang telah memberlakukan ketidakadilan dan status kejelasan kepada Darma Indra Gultom, bahkan memberikan Surat Somasi ke 2 Peringatan Hukum Terakhir No. 004/J & P/PS/VIII/2021 tanggal 27 Agustus 2021 dan bilamana tidak ada tanggapan dari pihak Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dengan jangka waktu 3 (tiga) hari maka akan menempuh upaya hukum konkrit baik PERDATA maupun PIDANA. Bahkan telah dilakukan pihak Dinas Tenaga Kerja mediasi sebanyak 2 kali tidak pernah dihadiri oleh Rektor Sanggam Siahaan selalu diwakilkan pada WR2 Suprapto Manurung, Plt BAU-SDM Pdt. Restua Hutahaean, Desmar Tampubolon, Sumatri Sihombing, dan hasilnya juga tidak adanya titik temu. (HSP)

Baca Juga :  Gus Muhaimin Roadshow Politik Kesejahteraan Bersama Tokoh Masyarakat Sumsel yang Difasilitasi DPW PKB Sumsel

 

 

Komentar

News Feed