SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id – Mengawali hari baru dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan, adalah ciri orang: yang beriman, yang rendah hati, dan yang bahagia. Dan jangan lupa untuk melakukan perbuatan baik, serta memberikan perhatian yang besar terhadap hal-hal yang kecil, di hari ini. Pada hari ini gereja katolik sejagat, merayakan Pesta Santa Maria Magdalena.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 20: 1. 11 – 18, yakni tentang Kebangkitan Yesus dan Yesus menampakkan diri kepada Maria Magdalena. Nama Maria Magdalena sendiri sebenarnya berarti orang yang berasal dari Magdala. Dan arti dari nama ini adalah orang yang bertobat. Dan memang Maria Magdalena bertobat setelah berjumpa dengan Yesus. Kita tentunya masih ingat kata-kata Yesus: ” Aku pun tidak menghukum engkau, pergilah dan jangan berbuat dosa lagi”. Maka, sejak saat itu, perempuan itu bertobat. Itulah Maria Magdalena, menurut Teolog Honorius Augustodunensis. Yang menarik, buah dari pertobatan Maria Magdalena, adalah dia menjadi murid Yesus yang setia mengikuti Yesus di jalan salib sampai di bawah kaki salib Yesus, bersama Maria ibu Yesus. Dia pula wanita setia, yang tidak pernah meninggalkan Yesus, bahkan yang pagi-pagi benar mengunjungi kubur Yesus. Dan dia adalah murid Yesus yang pertama yang berjumpa dengan Sang Guru, saat Yesus bangkit dari kubur-Nya. Oleh karena itu, dia adalah murid pertama yang diutus Yesus untuk mewartakan kabar gembira tentang kebangkitan-Nya. Yesus berkata kepadanya: ” pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapa-Mu, kepada Allah-Ku, dan Allahmu”. Dan Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid Yesus, dalam hal ini para rasul Yesus: ” Aku telah melihat Tuhan!, dan bahwa Tuhanlah yang mengatakan hal-hal itu kepadanya”. Pengalaman Maria Magdalena yang adalah orang pertama yang melihat atau berjumpa dengan Yesus yang bangkit dari kubur-Nya, bukan terjadi begitu saja, melainkan buah dari: pertama: pertobatannya yang total. kedua :kesetiaannya di jalan salib bersama Yesus, bahkan hingga berdiri di bawah kaki salib Yesus, dan sampai di kubur Yesus. ketiga: buah dari pertobatan dan kesetiaan kepada Yesus, harus merupakan sebuah pewartaan melalui kesaksian hidup, setelah berjumpa atau melihat Tuhan. Jadi, setelah dia bertobat secara total, dia tidak pernah meninggalkan Yesus. Oleh karena itu, dia pantas untuk berjumpa dengan Yesus yang bangkit. Yang setia beriman kepada Yesus sampai akhir, akan selamat. Semoga pengalaman Maria Magdalena menjadi inspirasi bagi kita semua. Kiranya kita masing-masing juga berkata: ” aku telah melihat Tuhan! Mudah-mudahan 🙏🙏







