Renungan hari ini: Anggur Baru, Hidup Baru

Renungan hari ini: Anggur Baru, Hidup Baru

mediasumatera.id – DAMAI SEJAHTERA bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah Anda telah menjadi manusia baru di tahun baru 2026 ini? Atau tahun boleh baru, tetapi kita masih hidup sebagai manusia lama?

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 2: 18 – 22, yakni hal berpuasa. Dalam bacaan Injil hari ini,
Yesus berkata bahwa anggur baru tidak boleh disimpan dalam kantong tua, sebab kantong itu akan robek dan anggur pun terbuang. Gambaran ini mengajarkan bahwa Roh Kudus Allah, sebagai anggur baru, hanya dapat tinggal dalam HATI dan PIKIRAN yang telah diperbarui oleh Allah sendiri. Kita tidak bisa menerima karya Roh Kudus jika kita masih bertahan dengan cara hidup lama: sikap yang keras, perilaku yang tidak bertobat, tutur kata yang melukai, dan tindakan yang penuh kebiasaan lama. Semua itu adalah “kantong tua”, lama, yang tidak mampu menampung kehidupan baru dari Allah. Oleh karena itu, tahun baru adalah kesempatan untuk membuka HATI dan PIKIRAN kita, agar Roh Kudus masuk dan membaharui seluruh hidup. Dengan demikian, kita menjadi “kantong baru”, manusia baru, yang siap menerima anggur baru. Oleh karena itu, hidup baru harus tampak nyata dalam:
_Pertama_ *Cara hidup yang lebih berkenan kepada Allah*. _Kedua_
*Sikap yang penuh KASIH dan PENGAMPUNAN* _Ketiga_ *Perilaku yang mencerminkan pertobatan sejati*. _Keempat_ *Tutur kata yang membangun, bukan meruntuhkan*. _Kelima_ *Tindakan yang membawa damai dan harapan*. Semua ini merupakan BUAH dari PUASA. Jadi, PUASA kita harus menghasilkan BUAH, seperti di atas. Maka, mari kita tidak lagi bertahan sebagai manusia lama, melainkan membuka diri untuk dibaharui. Dengan anggur baru dari Roh Kudus, kita menjalani hidup baru sebagai manusia baru yang penuh sukacita, KASIH, dan kuasa Allah. *Akhirnya, anggur baru, hidup baru sebagai manusia baru*.

Baca Juga :  Bersedekah, Berdoa dan Berpuasa

*Pertanyaan refleksi*

1. Bagian mana dari hidup saya yang masih menjadi “kantong tua” cara hidup, sikap, atau kebiasaan lama, yang perlu dibaharui oleh Roh Kudus?
2. Apakah saya sungguh membuka HATI dan PIKIRAN saya, sehingga Roh Kudus dapat bekerja membentuk saya menjadi manusia baru?
3. Dalam tahun yang baru ini, tindakan nyata apa yang bisa saya lakukan agar hidup, tutur kata, dan perilaku saya mencerminkan “anggur baru” dari Allah?
*Selamat berefleksi*🙏🙏

*Doa Singkat*

Ya Allah, Bapa yang Mahakasih,
jadikanlah HATI dan PIKIRAN kami kantong baru, agar Roh Kudus-Mu memenuhi hidup kami dengan anggur baru.
Perbaruilah sikap, tutur kata, dan tindakan kami,
supaya kami sungguh hidup sebagai manusia baru yang memuliakan nama-Mu di tahun ini. Amin.