Renungan hari ini: Mengikut Yesus, Mengubah Hidup

Renungan hari ini: Mengikut Yesus, Mengubah Hidup

mediasumatera.id – SALVE bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Sebagai murid Yesus, apakah hidup Anda siap diubah oleh Yesus? Kita belajar dari Lewi pemungut cukai yang mau diubah Yesus dan Santo Antonius, Abas yang kita peringati hari ini. Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan Lewi seorang pemungut cukai dipanggil Yesus. Pemungut cukai adalah kelompok orang berdosa. Namun, Yesus justru memilih Lewi untuk menjadi murid-Nya. Kita pun tidak jauh dari Lewi. Oleh karena itu, bagi kita menjadi murid Yesus adalah sebuah anugerah. Inisiatif selalu datang dari Tuhan, bukan dari kita. Seperti Lewi yang dipanggil Yesus dengan kata sederhana: “Ikutlah Aku”, panggilan itu mengubah seluruh arah hidupnya. Dari meja cukai simbol manusia lama yang penuh ego, dosa, kepentingan diri, dan keterikatan dunia, dan Lewi berani bangkit menuju meja KASIH Yesus, simbol manusia baru yang hidup dalam anugerah dan transformasi. Jadi, mengikut Yesus berarti siap untuk diubah. Panggilan itu bukan sekadar ajakan, melainkan sebuah proses pembaruan hidup. Dengan demikian, bagi kita, murid Yesus masa kini, panggilan itu nyata dalam beberapa hal: Pertama Meninggalkan nilai dunia yang bertentangan dengan Kerajaan Allah: Materialisme: mengejar kekayaan tanpa batas; Individualisme ekstrem: mengutamakan diri di atas sesama; Ketidakjujuran demi tujuan pribadi; Menilai orang dari status, jabatan, atau penampilan. Kedua Melihat orang dengan mata Yesus; Menolak gosip dan prasangka; Mengampuni bahkan sebelum diminta; Mendahulukan yang tersisih dan terabaikan; Memberi kesempatan kedua bagi yang gagal .Ketiga Hidup dalam komunitas yang bertumbuh; Saling mengoreksi dengan kasih; Berbagi beban, bukan hanya beribadah bersama ; Melayani secara nyata di dalam dan luar gereja; Mendoakan serta mendukung iman sesama Keempat Berani berbeda dengan dunia; Menolak budaya balas dendam di media sosial; Memilih kejujuran saat korupsi dianggap biasa; Setia dalam komitmen pernikahan; Mengutamakan hari Tuhan di tengah tuntutan kerja. Kelima Terus diubah menjadi serupa Kristus; Disiplin doa, firman, ibadat, dan ekaristi; Belajar rendah hati dan sabar dalam konflik; Peka terhadap penderitaan orang lain; Bersedia diperbaiki Tuhan lewat keadaan dan sesama.

Baca Juga :  Renungan hari ini: Mendengarkan Sabda Allah Dan Memeliharanya

Akhirnya, mari kita bangkit dari “meja cukai” kita masing-masing, entah itu ego, kebiasaan buruk, ketakutan, atau kepentingan diri, dan dengan spirit perubahan kita melangkah menuju meja KASIH Yesus. Ingatlah, mengikut Yesus bukan sekadar percaya, tetapi bergerak, berubah, dan hidup TAMPIL beda yang positif. Seperti Lewi yang segera bangkit, hidupnya tidak lagi sama. Demikian pula Santo Antonius, Abas yang kita peringati hari ini, menjadi teladan keberanian meninggalkan dunia lama demi hidup baru dalam Kristus.

Pertanyaan refleksi

1. Apa “meja cukai” dalam hidup saya saat ini, kebiasaan, ego, atau nilai dunia yang perlu saya tinggalkan untuk sungguh mengikuti Yesus?
2. Bagaimana saya dapat melihat orang lain dengan mata Yesus, khususnya mereka yang tersisih atau pernah gagal, dalam kehidupan sehari-hari?
3. Langkah nyata apa yang bisa saya lakukan hari ini agar hidup saya semakin diubah menjadi serupa dengan Kristus?
Selamat berefleksi…& selamat berakhir pekan

Doa Singkat

Tuhan Yesus,
Engkau memanggil kami dengan sabda-Mu: “Ikutlah Aku.”
Tolonglah kami meninggalkan “meja cukai” hidup kami
dan siap diubah menjadi serupa dengan-Mu.
Bimbinglah langkah kami hari ini
agar hidup kami memancarkan kasih-Mu.
Amin.