Renungan hari ini: Rahasia Kerajaan Allah Dinyatakan Kepada Orang Sederhana

Renungan hari ini: Rahasia Kerajaan Allah Dinyatakan Kepada Orang Sederhana

mediasumatera.id – SALVE bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Menjadi orang sederhana, kecil, bersahaja dan rendah hati adalah suatu sikap HATI. Sedangkan sikap sombong adalah musuh utama sikap hati orang sederhana, yang diberkati. Bahkan kesombongan rohani sebagai penghalang terbesar untuk mengenal Allah secara benar.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 10: 21 – 24, yakni ucapan syukur dan bahagia. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus melambungkan doa syukur kepada Bapa-Nya. Ia bersukacita karena rahasia Kerajaan Allah tidak diturunkan kepada orang bijak dan pandai, melainkan kepada orang kecil, sederhana, dan bersahaja. Jika direnungkan, maka rahasia itu pertama-tama dinyatakan kepada Maria, Ibu-Nya. Maria dengan rendah hati menerima panggilan untuk melahirkan Sang Sabda yang menjadi manusia. Ia adalah orang pertama yang mengakui Yesus sebagai Allah. Demikian pula, Elisabet, para gembala, para nelayan, para pemungut cukai, dan orang-orang berdosa, mereka yang dianggap hina oleh dunia, justru terbuka untuk menerima Yesus, Kerajaan Allah yang hadir di tengah manusia. Sebaliknya, para imam kepala, tua-tua, ahli Taurat, dan orang Farisi menolak misteri ke-Allah-an Yesus. Mereka mengandalkan kebijaksanaan dunia, tetapi kehilangan mata hati dan mata iman. Yesus menegaskan bahwa berbahagialah orang-orang sederhana yang menerima dan mengakui-Nya. Mereka memiliki mata iman dan mata hati yang tajam, sehingga mampu melihat lebih jauh daripada para nabi dan raja dunia. Kebahagiaan sejati bukanlah milik orang yang berkuasa atau berilmu, melainkan milik mereka yang rendah hati, bersahaja, kecil, sederhana, dan mereka yang terbuka pada karya Allah.

Pertanyaan Refleksi:

1. Apakah saya sungguh membuka hati dengan kesederhanaan untuk menerima karya Allah dalam hidup saya?
2. Apakah saya berani menanggalkan kesombongan dan mengandalkan iman, bukan sekadar pengetahuan?
3. Bagaimana saya bisa meneladani Maria dan orang-orang sederhana yang dengan rendah hati menerima Yesus?
Selamat berefleksi

Baca Juga :  Celakalah

Doa Singkat
Ya Bapa, jadikanlah hati kami sederhana agar mampu melihat dan menerima Yesus sebagai Allah.
Tuntunlah kami untuk selalu rendah hati dan setia pada karya-Mu. Amin.