Sinyalement Kabupaten Oku Akan Ada PJ Bupati

Sinyalement Kabupaten Oku Akan Ada PJ Bupati

Media Sumatera, Online. OKU – Desakan agar  segera ada penunjukan pejabat (PJ) Bupati terus mencuat. Sinyal kearah itu mulai muncul. Kemarin (11/02/2022), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) OKU, H. Teddy  Meilwansyah S.STP,.MM,.MPd “masuk” Pemprop Sumsel. Dia dilantik menjadi Kepala Dinas PMD.

Saat ini tinggal tergantung keaktifan DPRD OKU. “Karena bupati dan wakil bupatinya harus di pilih ulang, “kata dia, kemarin. Sementara penjabat  (PJ) yang di tunjuk Gubernur hanya punya waktu maksimal 3 bulan untuk memimpin OKU. “Tidak boleh lebih, itu aturannya. Kalau lebih, bisa digugat,”tambah Bagindo.

Nah, siapa pun punya potensi untuk menjadi bupati dan wakil bupati OKU. Sebab, di DPRD OKU akan kocok ulang membentuk kondisi baru. Calon yang di usung bisa dari kader partai, bimokrat maupun di luar itu.

“yang penting, diusung partai, dan memenuhi jumlah kursi lewat koalisi,” jelasnya. Itu pun harus di usung sepaket, pasangan calon bupati dan wakil bupati . Tidak bisa sendiri, Bupati atau wakil saja.

Nah, tugas PJ bupati OKU segera mempersiapkan penyelenggaraan pemilihan oleh DPRD OKU. “Jadi, PJ mengantarkan proses nya sampai terpilih bupati dan wakil bupati definitif,” beber Bagindo.

Soal “Penarikan” Teddy  Meilwansyah, menantu mantan Bupati Oku almarhum H.Kuryana, dari jabatan Kadisdik OKU menjadi kepala Dinas PMD Pemprov Sumsel, dia melihat bisa jadi itu langkah untuk mengisi posisi PJ Bupati OKU.”Tapi ya itu, tidak lama jabatannya. Hanya tiga bulan,” cetusnya.

bahwa, secara inplisit bahwa penempatan Teddy di Pemprov, bagian mempersiapkan posisi Sekda OKU kepadanya, kelak siapapun yang terpilih Paslon Bupati yang terpilih. Untuk PJ sepertinya masih akan diberikan kepada Darma Budi, Kadis PU bina marga Provinsi yang tak lama lagi memasuki pensiun.

Baca Juga :  Sijago Merah Lalap Gudang Penampung Barang Bekas

Dikatakan Bagindo, Teddy juga peluang menjadi Bupati OKU. Namun tidak mudah. Sebab harus mendapat dukungan parpol yang punya kursi di DPRD OKU. Juga harus mengundurkan diri sebagai PNS. “Yang penting lagi, harus jalin komunikasi, lobi-lobi dan siap logistik,”tandasnya.