Tuhan Datang Mengunjungi Umat-Nya

Tuhan Datang Mengunjungi Umat-Nya

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id – sahabat-sahabat Yesus. Apa kabar Anda di hari ini? Saya berharap Anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani. Jangan lupa untuk bersyukur kepada Tuhan. Sebab dengan bersyukur hidup Anda akan menjadi indah dan menyenangkan.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 1: 39 – 45, yakni Maria dan Elisabeth. Keduanya masih bersaudara dan dua tokoh penting dalam sejarah keselamatan umat manusia. Maria walaupun masih berusia sangat belia, dipilih Allah untuk menjadi ibu Tuhan Yesus Sang Juruselamat umat manusia. Sebaliknya, Elisabeth yang sudah berusia lanjut dan mandul, juga dipercaya untuk melahirkan Sang perintis jalan bagi kedatangan Tuhan Yesus ke dunia, yakni Yohanes.

Dialah orang yang berseru-seru di padang gurun: ” persiapkanlah jalan bagi Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”. Intinya adalah semua orang harus bertobat, sebelum kedatangan Sang Imanuel. Oleh karena itu, jalan yang dimaksudkan Yohanes adalah jalan pertobatan, dengan menanggalkan atau meninggalkan cara hidup manusia lama dan mulai mengenakan cara hidup manusia baru. Namun, yang menarik adalah sebelum Yohanes menyerukan pertobatan, ia terlebih dahulu berjumpa dengan Tuhan Yesus, Sang Juruselamat umat manusia, saat ia masih dalam kandungan Elisabeth ibunya.

Tuhan Yesus, Sang Mesias yang dijanjikan berinisiatif datang mengunjungi keluarga Yohanes, Elisabeth dan Zakaria, bersama ibu-Nya Maria. Kunjungan Maria dan Yesus bukan hanya kunjungan biasa, melainkan kunjungan rohani, sehingga Elisabeth pun penuh dengan Roh Kudus. Hal ini tidak terlepas dari peran Maria. Melalui Maria, keluarga Yohanes, Elisabeth dan Zakaria bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus. Dengan pula dengan kita, kita dapat berjumpa dengan Tuhan Yesus melalui Maria bunda-Nya.

Per Mariam ad Jesum. Jadi, ketika kita doa rosario, sesungguhnya kita sedang berjumpa dengan Tuhan Yesus melalui Maria bunda-Nya. Demikian pun dengan Natal, Tuhan Yesus datang mengunjungi kita untuk membawa kabar sukacita, sebagaimana yang dialami Yohanes yang melonjak kegirangan saat Tuhan Yesus datang mengunjungi keluarganya. Maka mari, setiap keluarga harus bisa menghadirkan Tuhan, sehingga keluarga kita menjadi keluarga yang penuh kegembiraan dan sukacita. Semoga demikian. Selamat berakhir pekan.

Baca Juga :  Tuhan, Semoga Aku Melihat