Palembang, mediasumatera – Uskup Keuskupan Agung Palembang Mgr Yohanes Harun Yuwono didampingi Fitrianti Agustinda Wakil Walikota Palembang secara resmi membuka kegiatan Uskup Cup XIV ditandai dengan pemukulan gong, pelepasan burung, dan pemukulan bola volley pertama Jumat (17/2/2023)

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari (16-18)/2) bertempat di TK-SD Xaverius 4 Jln KH Dahlan Bukit Kecil Palembang oleh Paguyuban Guru Karyawan Sekolah Katolik (PGK), yang merupakan wadah pemersatu para Guru dan Karyawan di 32 Sekolah Katolik (TK, SD, SMP, SMA, dan SMK) dan 5 Yayasan Pendidikan Katolik yang ada di Kota Palembang yaitu Yayasan Xaverius, Mardi Wiyata, Dharma Ibu, Lembaga Miryam, dan Santo Louis. Kegiatan Uskup CUP merupakan Salah satu agenda resmi rutin setiap 2 tahun sekali yang mempertandingkan berbagai kegiatan Olahraga dan seni bagi seluruh anggota PGK. Pada Tahun 2023 ini, PGK kelompok (Rayon) Talang Semut ( TK / SD Xaverius 4, TK / SD Xaverius 5 & SMP Xaverius 2) mendapat giliran sebagai Tuan rumah penyelenggara kegiatan ini.
Yohanes Supeno ketua panitia dalam laporan sambutannya mengatakan bahwa Uskup Cup yang ke XIV memperlombakan Bola Volley, Gaple, Unjuk Kreativitas LTBB Kreatif, Memasak Ubi dan Unjuk Seni Budaya Congklak. Motto Kegiatannya adalah “Memantapkan Kekerabatan Guru-Karyawan Sekolah Katolik Kota Palembang Melalui Kegiatan Olahraga dan Seni Budaya ”
Suseno Ketua PGK Palembang mengatakan bahwa dalam konteks Keuskupan Agung Palembang, terhimpun Paguyuban Guru-Karyawan Sekolah Katolik yang memiliki lekuk liku sejarah berkaitan dengan visi dan misi pendidikan Katolik. Dalam konteks mewujudkan visi dan misinya PGK Sekolah Katolik Kota Palembang bermitra dengan Yayasan sekolah Katolik dalam bidang layanan pendidikan guna mewujudkan nuansa kasih dalam citra katolisitas.

Uskup Agung Palembang Mgr Yohanes Harun mengatakan dlm sambutannya bahwa perwujudan kemitraan dan kebersamaan terungkap melewati perjalanan historis dan nilai-nilai perjuangan berjalan bersama sesuai arah dasar Keuskupan berirama dalam ritme, intonasi, dan tempo yang berbeda-beda, serta amat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi sosial masyarakat, dalam mewujudkan kebersatu-paduan, kebersamaan, dan kegotongroyongan mencapai visi-misi.
Wawako Palembang Fitrianti Agustinda berharap wadah kebersamaan, kerukunan, kekerabatan, cinta kasih Paguyuban Guru Xaverius atau sekolah Katolik dapat sebagai ungkapan rasa persatuan dan bentuk kegiatan yang dimaksud dalam konteks ini adalah wadah kegiatan untuk menunjukkan kemampuan dan potensi olah fisik dan berekspresi seni serta budaya. Oleh sebab itu, kegiatan USKUP CUP XIV sudah layak dan sepantasnya diadakan berkesinambungan makin meluas dan demi terjalinnya sikap-talenta .







