BANGKIT, DAN PERGILAH!

BANGKIT, DAN PERGILAH!

“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”

Senin, 16 Maret 2026

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.

Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.

“Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.” (Yunus 1:2)

Firman Tuhan kepada Yunus sangat jelas: bangkit dan pergi. Ini bukan sekadar undangan, tetapi panggilan ilahi. Tuhan melihat Niniwe sebuah kota yang penuh kejahatan dan kekerasan dan Tuhan tidak tinggal diam. Ia mengutus Yunus untuk menyampaikan teguran dan pertobatan. Namun, kita tahu bahwa Yunus justru lari. Ia takut, tidak mau, bahkan mungkin membenci orang Niniwe. Di sini kita melihat gambaran manusia: sering kali kita juga mendengar panggilan Tuhan tetapi memilih lari. Kita merasa tidak layak, takut ditolak, atau merasa tugas itu terlalu berat.

Tetapi Tuhan tetap berkata: bangkit dan pergilah. Panggilan Tuhan bukan hanya untuk pendeta atau penginjil, tetapi untuk setiap orang percaya. Dalam keluarga, gereja, dan masyarakat, Tuhan memanggil kita menjadi suara kebenaran, kasih, dan pertobatan. Kadang Tuhan mengutus kita ke “Niniwe” kita sendiri, tempat yang sulit, orang yang keras hati, atau situasi yang tidak nyaman. Menariknya, Tuhan tidak hanya melihat dosa Niniwe, tetapi juga kasih-Nya yang besar. Ia ingin kota itu bertobat dan diselamatkan. Itu berarti panggilan Tuhan selalu lahir dari kasih, bukan dari kebencian. Kita dipanggil bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menyelamatkan.

Baca Juga :  Yesus Datang Untuk Menyelamatkan Kita Orang Berdosa

Khotbah ini mengajak kita bertanya: Apakah kita siap bangkit dan pergi? Atau kita masih memilih nyaman di Tarsis kita sendiri? Jika hari ini Tuhan memanggil, jangan tunda. Bangkitlah, melangkahlah, dan berserulah, sebab dunia masih membutuhkan suara Tuhan melalui hidup kita.

Lagu:
KJ No. 424:1 “Yesus Menginginkan Daku”

Doa:
Tuhan yang penuh kasih, kami bersyukur untuk firman-Mu hari ini. Ajar kami untuk percaya kepada-Mu dengan segenap hati dan tidak bersandar pada pengertian kami sendiri. Tolong kami untuk selalu mengakui Engkau dalam setiap langkah hidup kami, agar jalan kami Engkau luruskan sesuai dengan kehendak-Mu. Kami serahkan hidup kami sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.

Amin.

(VIP)