DAMAI BAGIMU, mediasumatera.id – para saudaraku ytk. Inilah sapaan Yesus saat Ia menampakkan diri-Nya kepada para rasul-Nya. Yesus juga menyapa saya dan para saudaraku dengan sapaan yang sama.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 6: 22 – 29, yakni orang banyak mencari Yesus dan roti hidup. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menegur orang banyak yang mencari-Nya bukan karena tanda-tanda yang menunjukkan kemuliaan Allah, tetapi karena mereka telah makan roti dan kenyang. Yesus mengingatkan mereka bahwa ada pekerjaan yang lebih penting daripada sekadar mencari makanan jasmani, yaitu *bekerja untuk makanan yang bertahan hingga hidup yang kekal*. Bacaan Injil ini, mengajarkan dan mengingatkan kita bahwa bekerja bukan hanya soal memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi juga tentang bagaimana kita mengarahkan hidup kita kepada hal-hal yang bernilai kekal. Ketika kita bekerja dengan hati yang tulus, jujur, integritas, dan penuh tanggung jawab, kita sedang menjalankan ibadah kepada Tuhan. Pekerjaan yang dilakukan dengan motivasi yang benar, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi, tetapi juga untuk melayani dan membawa berkat bagi orang lain, serta menjadi bagian dari panggilan kita sebagai orang percaya. Yesus menegaskan bahwa pekerjaan yang paling utama adalah *percaya kepada Dia yang diutus oleh Allah*. Ini berarti bahwa dalam setiap usaha dan kerja keras kita, kita harus tetap berpegang teguh pada iman, dan menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan kita. Dengan demikian, pekerjaan kita bukan hanya menghasilkan sesuatu yang sementara, tetapi juga membawa dampak bagi kehidupan spiritual atau rohani kita dan orang-orang di sekitar kita. Jadi, sekali lagi bahwa
pernyataan Yesus mengingatkan kita bahwa bekerja bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan duniawi, melainkan juga sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Ketika kita bekerja dengan integritas, pelayanan, dan ketekunan, sambil memuliakan Tuhan, maka pekerjaan kita menjadi sarana untuk mengungkapkan iman kita. Yesus menekankan bahwa “pekerjaan” utama yang Allah kehendaki adalah *percaya kepada-Nya* . Ini berarti, motivasi dan cara kita bekerja haruslah berakar pada hubungan dengan Kristus. Oleh karena itu, ada beberapa pesan untuk kita, yakni: _Pertama_*bekerjalah dengan Hati yang benar*: Jadikan pekerjaan sebagai persembahan bagi Tuhan, bukan hanya untuk keuntungan pribadi (Kolose, 3: 23).
_Kedua_ *mencari makanan kekal*: Prioritaskan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam setiap tindakan, termasuk melayani sesama melalui pekerjaan kita. _Ketiga_ *iman dan perbuatan yang seimbang*: Percaya kepada Yesus harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk tanggung jawab dalam pekerjaan sehari-hari.
*Pertanyaan Refleksi:*
1. Apa yang membuat kita merasa terpanggil untuk bekerja dengan hati yang tulus, jujur dan melakukan pekerjaan yang baik?
2. Bagaimana kita dapat melakukan pekerjaan yang baik dan memuliakan Tuhan dalam pekerjaan kita?
3. Apa yang kita dapat lakukan untuk membawa integritas dan profesionalisme dalam pekerjaan kita? *Selamat berefleksi*🙏🙏


