SALVE, mediasumatera.id – bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah Anda selalu berjaga-jaga menyongsong kedatangan Anak Manusia, saat Natal dan akhir zaman? Saya dan Anda tidak akan pernah tahu kapan Dia datang di akhir zaman.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 21: 34 – 36, yakni nasihat supaya berjaga-jaga. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan supaya hari itu jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atasmu seperti suatu jerat.” Oleh itu, Dia menasihati kita untuk hidup dengan kewaspadaan. Ia tidak menyebutkan kapan kedatangan-Nya itu terjadi, sebab waktu itu adalah rahasia atau hak prerogatif Bapa. Namun Ia menekankan sikap bijak yang harus kita miliki, yakni: berjaga-jaga sambil berdoa.
Apa makna nasihat Yesus bagi kita hari ini?
Pertama Waspada terhadap diri sendiri. Setiap kita harus mengenali kelemahan, godaan, dan titik buta yang sering membuat kita jatuh. Kesibukan kerja, urusan keluarga, dan tekanan ekonomi bisa melelahkan, sementara hiburan dan kesenangan dunia bisa membuat kita terlena. Semua ini adalah jerat yang melemahkan kerohanian atau spiritualitas kita. Kedua Waspada terhadap dunia. Nilai-nilai dunia sering bertentangan dengan nilai Kerajaan Allah. Dunia menawarkan kenyamanan instanisme, tetapi Yesus mengingatkan kita untuk tetap setia pada kebenaran dan KASIH. Ketiga Memandang ke depan. Hidup dengan kesadaran bahwa Yesus akan kembali. Kita dipanggil untuk mempertanggung jawabkan hidup kita di hadapan-Nya. Karena itu, berjaga-jaga berarti menjaga hati, pikiran, sikap, dan lisan kita agar tetap selaras dengan kehendak-Nya. Akhirnya,
menanti kedatangan Kristus bukanlah sikap pasif, melainkan aktif: berjaga-jaga sambil berdoa. Doa memberi kita kekuatan untuk bertahan, sementara kewaspadaan menjaga kita agar tidak tertidur secara rohani. Dengan demikian, kita dapat berdiri teguh di hadapan Anak Manusia pada saat Ia datang kembali.
Pertanyaan refleksi:
1. Dalam kesibukan kerja, keluarga, dan hiburan, hal apa yang paling sering membuat saya “tertidur” secara rohani?
2. Bagaimana saya dapat lebih waspada terhadap nilai-nilai dunia yang bertentangan dengan nilai Kerajaan Allah dalam kehidupan sehari-hari?
3. Apa langkah konkret yang bisa saya lakukan hari ini untuk berjaga-jaga sambil berdoa, agar hati, pikiran, sikap, dan lisan saya tetap terarah pada Kristus?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Yesus,
tolonglah kami agar selalu berjaga-jaga sambil berdoa.
Jauhkan hati dan pikiran kami dari jerat dunia,
dan kuatkan kami supaya tetap setia menantikan-Mu. Amin.
Selamat berakhir pekan🙏🙏


