Berita  

Dari SiPahit Lidah – Sampai Bujang Kurap Dalam Kearifan Lokal P5 SMA Kusuma Bangsa Palembang

Dari SiPahit Lidah - Sampai Bujang Kurap Dalam Kearifan Lokal P5 SMA Kusuma Bangsa Palembang

PALEMBANG, mediasumatera.id – Pada Kamis, (5/12/2024) peserta didik kelas XI SMA Kusuma Bangsa yang terletak di Jalan Jl. H. Abdul Rozak, 8 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan menampilkan gelar budaya pertunjukan melalui pentas senidrama dalam tema kearifan lokal cerita budaya dari daerah Palembang salah satu budaya Indonesia Binneka Tunggal Ika yang merupakan rangkaian Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan dengan mengetengahkan cerita Raden Alit , Bujang Kurap, Si Pahit Lidah, Hantu Banyu Sunge Musi, Bekhete, Putri Kembang Dadar, Jaka dan Hasna dan Pulau Kemarao oleh 16 kelompok.

Dari SiPahit Lidah - Sampai Bujang Kurap Dalam Kearifan Lokal P5 SMA Kusuma Bangsa Palembang

Hani Octavia, S.Si, M.Pd Kepala SMA Kusuma Bangsa dalam sambutannya menyampaikan bahwaa Kebudayaan nusantara yaitu kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional Nusantara dan sebagai perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa. Salah satunya cerita kearifan lokal Palembang yang oleh siswa kelas XI telah disiapkan sekitar 2 bulan. Apresiasi kepada para guru, peserta didik dan yayasan yang telah mendukung dan mendampingi kegiatan pentas drama ini di ruang teater yang megah satu-satunya sekolah di Palembang yang memiliki studio teater.

Dari SiPahit Lidah - Sampai Bujang Kurap Dalam Kearifan Lokal P5 SMA Kusuma Bangsa Palembang

Tujuan dari proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang bertema“Bhinneka Tunggal Ika” dengan topik “Budaya Kearifan Lokal ” adalah membuat peserta didik sebagai generasi muda lebih sadar mengenai konsep dan praktik berkebhinnekaan, mengenal budaya lokal, dan mencegah agar tidak diakui negara lain, mengenalkan keragaman budaya pada dunia serta melahirkan kesadaran untuk melestarikannya. Peserta didik mampu mengembangkan dimensi kebhinnekaan global, mandiri dan kreatif. mengenal diri sendiri, keberagaman suku budaya, agama yang ada di lingkungan masyarakat sekitar dan dapat mempromosikan budaya daerah.

Baca Juga :  Lurah Sialang, Dan Iqbal S.IP Gerak Cepat Tindak Lanjuti Laporan Warga

Dari SiPahit Lidah - Sampai Bujang Kurap Dalam Kearifan Lokal P5 SMA Kusuma Bangsa Palembang
Bahwa gelar Sumsel dalam bingkai drama kearifan lokal budaya Palembang merupakan akhir kegiatan dari rangkaian proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam Krikulum Merdeka dengan esensi kegiatan ini adalah menggali ragam kebudayaan Nusantara melalui cerita kearifan lokal yang ada pada peserta didik di SMA Kusuma Bangsa Palembang sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Indonesia. (darisawalistyo)