Samosir, mediasumatera.id – Sekitar 2 minggu setelah tidak lagi menjabat sebagai Wakil Bupati Samosir pada medio 2025 drs Martua Sitanggang MM datang ke Lumban Silo dan berkata kepada salah satu keturunan Opung Tongam Sitanggang Silo yang tinggal di rumah Batak peninggalan opung Tongam itu, bahwa dia akan merubuhkan rumah batak tersebut. Tujuannya agar keturunan OpungnTongam tidak lagi bisa tinggal di Lumban Silo. Pernyataan Martua Sitanggang itu membuat gerah. Klem sepihak dari Martua Sitanggang mantan Wakil Bupati Samosir, yang mengaku bahwa Lumban Silo merupakan warisan kakeknya Mandor Djaiman Sitanggang, menguatkan tekad Sudung Sitanggang dan istrinya boru Nainggolan, Darwin Sitanggang dan istrinya boru Marpaung, Jonny Sitanggang dan istrinya boru Pasaribu datang menjumpai keturunan paman dari Opung Tongam Sitanggang yaitu keturunan Opung Galege Naibaho Siagian di Huta Siagian Pangururan Samosir pada Sabtu 21/2/2026, untuk memastikan kisah kehidupan Opung Tongam Sitanggang

Pertemuan kedua keluarga tersebut diawali dengan tradisi Batak yaitu menyerahkan makanan adat sebagai penghormatan tertinggi dari keponakan (bere) marga Sitanggang Silo kepada pamannya (tulang) marga Naibaho Siagian yang dalam adat Batak merupakan Bonaniari Sudung Sitanggang. Kemudian dibalas dengan pemberian ikan (dekke) dari tulang marga Naibaho Siagian kepada berenya marga Sitanggang Silo. Setelah makan bersama, pihak marga Naibaho memberikan ulos sebagai lambang kehangatan berkeluarga kepada Darwin Sitanggang sebagai cucu pembawa nama Opung Sindak Sitanggang (anak dari Opung Tongam Sitanggang). Kemudian ulos juga diberikan kepada Sudung Sitanggang dan Jonny Sitanggang
Setelah acara formal berupa pemberian makanan adat dan ulos, Jonny Sitanggang pun menyampaikan permasalahan yang tengah dihadapi mereka. Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkanlah kami keturunan dari Opung Tongam Sitanggang Silo meminta penjelasan dan kepastian dari opung kami marga Naibaho Siagian, apakah betul ibunda dari opung Tongam Sitanggang Silo itu adalah boru Naibaho Siagian ? Siapakah nama ayahanda dari opung boru Naibaho Siagian itu ? Hal ini sangat kami perlukan karena Martua Sitanggang mantan Wakil Bupati Samosir mengatakan bahwa Lumban Silo warisan dari opungnya Mandor Djaiman Sitanggang. Secara akal sehat, bagaimana mungkin Mandor Djaiman sebagai pemilik Lumban Silo padahal dia seumuran dengan opung kami Opung Sindak Sitanggang ? Jika Mandor Djaiman Sitanggang adalah pemilik Lumban Silo, lantas dimanakah Opung Tongam Sitanggang dan opung boru Sihotang Sorganimusu tinggal ? Diperkirakan umur Opung Tongam itu 20 tahun lebih diatas umur anaknya Opung Sindak Sitanggang. Yang berarti juga 20 tahun lebih tua dari Mandor Djaiman Sitanggang. Selain itu, tidak diketahui siapakah Bonaniari Martua Sitanggang, marga apakah pihak tulang Mandor Djaiman Sitanggang itu ?

Dengan adanya silsilah keluarga Opung Tongam Sitanggang Silo ini, yang diketahui dilahirkan oleh opung boru Naibaho Siagian, tentulah semasa hidupnya dijalani dengan baik sehingga bisa tercatat dengan baik silsilah keluarganya. Sebagaimana tradisi adat Samosir marga Naibaho Siagian keturunan Opung Galege adalah paman (tulang) dari Opung Tongam Sitanggang, yang memiliki peran penting dalam adat Batak di kehidupan Opung Tongam Sitanggang dimasanya
Mewakili keturunan Opung Galege, Ama Londut Naibaho Siagian menjelaskan bahwa benar adanya ibunda dari Opung Tongam Sitanggang Silo itu adalah putri dari Opung Galege Naibaho Siagian, 4 generasi diatasnya
Dimasa hidup hingga akhir hayatnya keturunan Opung Galege Naibaho Siagian berperan penting dalam acara adat Batak di keluarga Opung Tongam Sitanggang
Kami pun sependapat dengan bere kami yang datang ini bahwa dengan adanya Rumah Batak peninggalan Opung Tongam Sitanggang Silo di Lumban Silo, maka Opung Tongam Sitanggang Silo lah yang membuka Lumban Silo sekitar 150 tahunan lalu yang secara perhitungan kasar yang merupakan waktu opung Tongam Sitanggang Silo diijinkan membuka Lumban Silo oleh raja raja bius sekitarnya.
Selain memberikan dekke dan ulos, keturunan Opung Galege Naibaho Siagian juga memberikan demban tiar berisi uang yang diperuntukkan sebagai donasi memperjuangkan kepemilikan Lumban Silo oleh bere nya keturunan opung Tongan Sitanggang Silo itu di Pengadilan Negeri Balige nantinya
Baru pertama kali inilah kami keturunan opung Tongam Sitanggang Silo menjumpai secara adat Batak ke keturunan tulang dari opung kami ini yaitu marga Naibaho Siagian. Kami sangat bersyukur atas sambutan yang sangat ramah dan memberikan semangat kepada kami untuk memperjuangkan hak kami atas Lumban Silo, papar Sudung Sitanggang yang menetap di Bontang. keluarga Kami sangat terharu dan bangga karena tulang dari opung kami yaitu marga Naibaho Siagian memastikan bahwa mereka akan terus mendampingi kami memperjuangkan Lumban Silo dari pihak Martua Sitanggang (red)







