Selasa, 23 Juli 2024
Daerah  

Ketua LSM JAKOR ( Jaringan Anti Korupsi) Kabupaten Ogan Ilir, Ardhi Wiranata SH, Angkat bicara tentang pembangunan jalan setapak.

Ketua LSM JAKOR ( Jaringan Anti Korupsi) Kabupaten Ogan Ilir, Ardhi Wiranata SH, Angkat bicara tentang pembangunan jalan setapak.

Ogan Ilir, mediasumatera.id – Sehubungan dengan maraknya pemberitaan di media online akhir akhir ini, mengenai pembangunan jalan setapak di desa desa dan kelurahan yang berada di kecamatan Tanjung Raja serta kecamatan tetangga di wilayah kabupaten Ogan Ilir, membuat ketua LSM JAKOR OI, Ardhi Wiranata SH sangat geram.

” Ya… Kebanyakan pembangunan jalan setapak tersebut bermasalah seperti fungsi pasir timbun yang dihamparkan ditengah pembangunan jalan cor beton apakah untuk menjadi rata ataukah untuk menambah volume jalan. Inilah yang Menjadi masalah dalam pemberitaan di beberapa media online, terutama kualitasnya “, ini sangat disayangkan dikarenakan sumber dananya berasal dari negara. Seharusnya pembangunan tersebut harus dikerjakan sesuai dengan RAB yang telah ditentukan, ataukah pihak pengawas dari Tim Verifikasi pihak kecamatan yang kurang Profesional/Tim Verifikasi hanya menghitung Volume Pekerjaan tanpa mengawasi Kualitas Pekerjaan.

Sebab Tim tersebutlah yang menentukan pekerjaan tersebut layak atau tidak, yang nantinya akan diterima 100 persen.
” Ini ada apa… Kok pekerjaan yang sudah di verifikasi masih bermasalah, disinilah akan kita pertanyakan apakah Tim kecamatan tersebut sudah terSertifikasi atau tidak, untuk memastikan ke Profesionalannya terutama tentang tekhnis, papar Wira ketika diwawancarai pihak media ini kamis ( 4/12’23 ).

Kami dari DPD JAKOR OI, akan terus memantau mengenai perkembangan masalah ini, fungsi Control Sosial tetap kami laksanakan. Untuk itu nantinya kepada instansi terkait, akan kami konfirmasi terutama pihak kejaksaan OI kalau nantinya ditemukan kejanggalan, tegasnya.

Harapan kami agar seluruh pembangunan yang anggarannya didanai negara agar dikerjakan sebagamana mestinya, juga kepada pihak pengawas yang ditunjuk oleh pemda, agar lebih meningkatkan pengawasan yang akhirnya nanti setiap pembangunan yang sudah di verifikasi tidak bermasalah lagi, tutup Wira.

Baca Juga :  Museum Negeri Sumsel Adakan Pameran Nasional Senjata Tradisional, Tumbuhkan Rasa Cinta Terhadap Budaya