“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”
PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.
Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Filipi 1:21)
Ada sebuah kutipan yang berkata: “Kematian bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan pintu menuju rumah sejati. Seperti pelabuhan bagi pelaut, kematian adalah rumah bagi jiwa yang berlayar bersama Kristus.” Filipi 1:21 menegaskan hal yang sama: hidup kita di dunia ini hanya bermakna bila berpusat pada Kristus, dan kematian bukanlah kehilangan, melainkan keuntungan karena kita berjumpa dengan Dia secara kekal.
Ada seorang pelaut yang berlayar di tengah samudra luas. Selama perjalanan, ia menghadapi badai, gelombang besar, dan rasa lelah yang tak terhingga. Namun, ketika ia akhirnya melihat cahaya mercusuar di kejauhan, ia tahu bahwa pelabuhan sudah dekat. Hatinya lega. Demikianlah hidup kita: penuh tantangan, penderitaan, dan kesesakan. Tetapi bagi orang percaya, kematian adalah mercusuar yang menandakan tibanya pelabuhan kekal bersama Kristus. Itu bukan akhir, melainkan awal dari keuntungan yang tak ternilai.
Hidup di dunia ini adalah kesempatan untuk memuliakan Kristus melalui pekerjaan, pelayanan, dan kasih kepada sesama. Kita tidak perlu takut akan kematian, sebab di baliknya ada janji kehidupan kekal. Paulus mengingatkan bahwa fokus kita bukan pada panjangnya umur, melainkan pada kualitas hidup yang berpusat pada Kristus. Dengan demikian, baik hidup maupun mati, semuanya adalah keuntungan bila Kristus menjadi pusatnya. Dalam kematian ada awal yang lebih indah bersama Kristus. Hidup tanpa Kristus adalah kehampaan, tetapi mati bersama Kristus adalah keuntungan.”
Renungan:
Hidup di dunia ini adalah kesempatan untuk memuliakan Kristus melalui pekerjaan, pelayanan, dan kasih kepada sesama. Kita tidak perlu takut akan kematian, sebab di baliknya ada janji kehidupan kekal.
Lagu:
KJ. No. 380:1,2
“Asal Yesus Jua Tuhan hidupku”
Doa:
Tuhan, ajarlah kami melihat hidup sebagai kesempatan, dan mati sebagai keuntungan dalam kasih-Mu. Teguhkan hati kami agar tak gentar menghadapi badai dunia, menjalani kehidupan seturut dengan perintahMu sebab di ujung perjalanan ada pelabuhan kekal bersama-Mu. Biarlah hidup kami lebih berani, setiap langkah kami memuliakan Kristus, hingga tiba saatnya kami beristirahat dalam pangkuan kekekalanMu, Amin. Amin.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.
(VIP)



