Jumat, 12 Juli 2024
Agama  

Para Pemimpin Agama Yahudi, Gagal Paham Tentang Yesus

Para Pemimpin Agama Yahudi, Gagal Paham Tentang Yesus

mediasumatera.id – Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Dan apakah anda sudah memberikan senyum, sapa, salam kepada orang dekat anda dan mereka yang dijumpai di hari ini dengan ramah, sopan dan santun? Jangan lupa untuk selalu bahagia. Dan semoga harimu indah dan menyenangkan. Pada hari ini, gereja katolik sejagat memperingati Santo Yustinus, Martir.

Renungan hari ini, terinspirasi dari Injil Markus 11: 27 -33, yakni tentang Pertanyaan Mengenai Kuasa Yesus. Para Imam kepala, para ahli Taurat dan kaum tua-tua, yang adalah para pemimpin agama Yahudi, justeru mereka gagal paham tentang jati diri Yesus. Padahal berbagai mukjizat yang dilakukan oleh Yesus, seperti menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh, orang tuli, orang bisu, orang kusta, mengusir setan-setan, serta membangkitkan orang mati, adalah sebuah kesaksian bahwa Yesus bukanlah manusia biasa, melainkan Dia adalah Allah yang telah menjelma menjadi Manusia. Namun, karena kesombongannya, maka para pemimpin agama Yahudi, tidak mampu melihat sisi ke Allah an pada diri Yesus. Mereka mengalami cacat mata, cacat hati, dan cacat pikiran, sehingga mereka tidak mengenali Yesus dengan baik. Dengan demikian, mereka bertanya kepada Yesus: ” _dengan kuasa mana Yesus melakukan hal-hal itu? Dan siapa yang memberikan kuasa itu kepada-Nya, sehingga Yesus melakukan hal-hal itu?_”. Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan, bahwa memang mereka gagal paham tentang Yesus. Ini sangat disayangkan, mengingat bahwa mereka adalah para pemimpin agama Yahudi, yang harusnya memberikan contoh yang baik dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Dan yang mereka lakukan adalah justeru sebaliknya. Bagaimana dengan kita? Adakah kita sungguh-sungguh percaya dan beriman kepada Yesus? Percaya dan beriman kepada Yesus tidaklah cukup, melainkan kita harus dapat mewujudkan percaya dan beriman itu, melalui kesaksian hidup yang baik dan benar, juga melalui perkataan dan perbuatan yang baik, yang menyenangkan hati Tuhan dan sesama. Semoga demikian. Selamat Berakhir Pekan🙏🙏

Baca Juga :  Pemuda GBKP Atau PERMATA Melaksanakan Kegiatan Natal Dimasa Pandemi Dengan Khidmat