PALEMBANG, mediasumatera.id – Masa Prapaskah dan Paskah tahun ini menjadi momentum istimewa bagi kaum muda di Palembang untuk merefleksikan makna panggilan hidup. Bertempat di Aula Paroki Santo Yoseph Palembang, ratusan Remaja Katolik (Remaka) dan Orang Muda Katolik (OMK) berkumpul dalam kegiatan Sarasehan Minggu Panggilan dan Paskah Bersama yang berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 25–26 April 2026.
Mengusung tema “Bertumbuh dan Memberkati,” kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda agar berani menjawab panggilan Tuhan untuk bertumbuh dalam iman dan menjadi berkat bagi sesama. Tema tersebut terinspirasi dari peringatan 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus Asisi, tokoh yang dikenal karena dedikasinya sebagai saudara bagi seluruh ciptaan Allah.


Ketua Panitia Pelaksana, Sr. M. Valensia, FCh, menjelaskan bahwa Minggu Panggilan merupakan momen krusial bagi Gereja untuk menumbuhkan kesadaran akan panggilan hidup, baik dalam bentuk imamat, hidup bakti (biarawan/biarawati), maupun panggilan awam di tengah keluarga dan masyarakat.
“Kaum muda, khususnya Remaka dan OMK, adalah generasi penerus Gereja. Di tengah dunia yang terus berkembang, mereka diharapkan mampu menghadirkan semangat Injil. Melalui teladan Santo Yoseph yang taat dan rendah hati, kami mengajak mereka untuk lebih peka terhadap suara Tuhan dalam keseharian,” ujar Sr. M. Valensia.

Acara ini menjadi semakin berkesan dengan hadirnya perwakilan dari berbagai tarekat dan kongregasi religius yang melayani di wilayah Keuskupan Agung Palembang, serta pameran dari masing masing Kongregasi di antaranya:
• Romo Diosesan/Projo (Unio) Keuskupan Agung Palembang
• Imam dan Frater dari komunitas SCJ, BHK, FIC, MSC, Karmel.
• Biarawati dari kongregasi CB, CM, CCSS, FCh, FMM, FSGM, SJD, dan Suster Hati Kudus.
Kehadiran para tokoh religius ini memberikan kesempatan bagi para remaja untuk berdialog langsung mengenai makna hidup membiara maupun pengabdian di tengah dunia.
Melalui sarasehan ini, diharapkan para peserta tidak hanya berhenti pada pemahaman teoretis, tetapi mampu mewujudkannya dalam tindakan nyata melalui pelayanan dan komitmen iman yang dewasa serta bertanggung jawab di lingkungan Paroki Santo Yoseph maupun masyarakat luas..(daris)







