mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Bersama Yesus apapun jenis badai kehidupan yang kita alami pasti berlalu. Percayalah Dia selalu ada bersama kita dalam perahu peziarahan kehidupan kita.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 8: 23 – 27, yakni angin ribut diredakan. Para saudaraku,
danau Galilea yang tenang mendadak bergolak. Ombak menghantam perahu, para murid panik, sementara Yesus tertidur dengan damai. Mereka berteriak, “Tuhan, tolonglah!”, dan seketika badai pun reda. Hidup kita pun sering seperti itu. Badai kini bukan lagi ombak, melainkan pekerjaan yang menumpuk, tagihan yang menekan, relasi yang retak, atau kesepian yang menggerogoti HATI. Kita merasa Tuhan diam, padahal kitalah yang sering meninggalkan Dia. Kita sibuk mengandalkan diri sendiri, lalu menyalahkan-Nya ketika hidup oleng. Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Ia menunggu kita berseru, bukan dengan protes, melainkan dengan iman. Saat kita kembali memanggil-Nya, Ia bangkit, menegur badai, dan menghadirkan ketenangan.
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, jangan ukur besarnya badai dari kecilnya imanmu, tetapi ukurlah imanmu dari kebesaran Tuhan yang menyertaimu. Dia ada di perahu hidupmu, selalu. Hari ini, jika gelombang HATI terasa mengguncang, pejamkan mata dan rasakan kehadiran-Nya. Dia tidak pernah panik, karena Ia memegang kendali. Badai itu pasti berlalu. Dan ketika reda, yang tertinggal bukan sekadar hidup yang selamat, melainkan HATI yang semakin jatuh cinta kepada-Nya. Bersama Yesus, badai bukanlah akhir, melainkan panggung bagi mukjizat yang meneguhkan iman kita: “Sungguh, Ia benar-benar Anak Allah!”
Pertanyaan Refleksi
1. Dalam situasi sulit yang saya alami, apakah saya lebih sering panik dan mengandalkan diri sendiri, ataukah segera berseru kepada Yesus?
2. Apakah saya sungguh percaya bahwa Yesus selalu ada di “perahu” hidup saya, meski kadang tampak diam?
3. Seberapa sering saya tanpa sadar meninggalkan Tuhan, dan bagaimana saya bisa kembali meneguhkan iman serta kesetiaan kepada-Nya?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Yesus,
di tengah badai hidup yang mengguncang, kami sering panik dan merasa Engkau diam. Ampunilah kami yang kerap meninggalkan-Mu dan mengandalkan diri sendiri. Hari ini kami berseru: bangunlah dalam HATI kami, teguhkan IMAN kami, dan tenangkan badai yang meresahkan jiwa. Kami percaya Engkau selalu ada di perahu hidup kami, tidak pernah meninggalkan kami. Bersama-Mu, Tuhan, badai pasti berlalu, dan HATI kami semakin jatuh cinta kepada-Mu. Amin.



