Tanda-tanda Sebagai Pengingat

Tanda-tanda Sebagai Pengingat

SALVE, mediasumatera.id – bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita mengalami tanda-tanda atau sinyal atau tambu-. Dibalik itu semua pasti ada pesan untuk kita. Oleh karena itu, tanda-tanda itu, boleh jadi sebagai pengingat bagi kita, agar berhati-hati.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 21: 20 – 28, yakni tentang runtuhnya Yerusalem dan kedatangan Anak Manusia, perumpamaan tentang pohon ara. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berbicara tentang tanda-tanda akhir zaman, tentang fenomena alam dan peristiwa besar yang akan terjadi. Namun, Ia tidak menyebutkan waktu secara pasti. Semua tanda itu bukanlah untuk menakutkan kita, melainkan sebagai pengingat agar kita selalu siap sedia, berjaga-jaga, dan waspada. Tanda-tanda alam, peristiwa besar, bahkan hal-hal yang mengejutkan dalam hidup, sesungguhnya bisa menjadi cara Tuhan berbicara kepada kita. Ia mengingatkan agar kita tidak lengah, tetapi tetap berhati-hati dan siap siaga. Pesan utamanya jelas: jangan takut. Sebaliknya, kita diajak untuk mengangkat muka dan hati kepada Tuhan, setia dan tekun dalam beriman. Maka, setiap tanda atau peristiwa yang terjadi hendaknya kita tangkap sebagai panggilan untuk semakin dekat dengan Tuhan. Jangan biarkan ketakutan menguasai, sebab Yesus meneguhkan kita: “Ini Aku, jangan takut” (Yohanes 6: 20). Dialah yang datang membawa keselamatan bagi kita yang setia beriman kepada-Nya.

Pertanyaan refleksi:

1. Bagaimana saya menyikapi tanda-tanda atau peristiwa alam yang terjadi di sekitar saya: dengan rasa takut atau dengan iman yang teguh?
2. Apa arti “berjaga-jaga” dan “waspada” dalam kehidupan iman saya sehari-hari?
3. Bagaimana saya bisa mengangkat muka dan hati kepada Tuhan, sehingga setiap tanda menjadi kesempatan untuk semakin setia kepada-Nya?
Selamat berefleksi

Baca Juga :  Jadilah Pelita Yang Bercahaya

Doa Singkat
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu berjaga-jaga dan waspada.
Dalam setiap tanda dan peristiwa hidup, teguhkan imanku agar tidak takut,
melainkan mengangkat muka dan hati kepada-Mu dengan setia. Amin.