UPAHMU PENUH OLEH TUHAN!

UPAHMU PENUH OLEH TUHAN!

RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”

Kamis, 23 April 2026

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita, Yesus Kristus.

Kiranya damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan dari Tuhan perlahan mengalir dan memenuhi setiap ruang hati kita, bahkan di saat kita merasa lelah, kosong, atau seolah tidak baik-baik saja.

Saudara-saudari yang terkasih,
Seringkali kita berjalan dengan beban pikiran tentang masa depan, kekhawatiran yang belum tentu terjadi, dan luka-luka yang masih tersimpan. Namun hari ini Tuhan mengajak kita untuk berhenti sejenak… menarik nafas… dan kembali percaya.

Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Dalam setiap langkah kecil kita, bahkan saat iman terasa lemah, Tuhan tetap bekerja dengan cara-Nya yang indah.

Renungan ini disampaikan oleh:
Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th.

“TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung.” (Rut 2:12)

Seringkali kita merasa bahwa kerja keras kita tidak terlihat, atau kebaikan yang kita tabur seolah hilang ditelan bumi. Namun, kisah Rut mengingatkan kita bahwa ada “Mata” yang tidak pernah terpejam memperhatikan ketulusan hati kita.

Di sebuah kota kecil, hidup seorang wanita tua bernama Sarah yang setiap harinya membersihkan taman umum tanpa dibayar. Ia melakukannya hanya karena ia mencintai keindahan dan ingin anak-anak bisa bermain dengan nyaman. Banyak orang melewati dan mengabaikannya; beberapa bahkan mengejeknya karena melakukan pekerjaan “sia-sia.” Suatu hari, hujan badai turun dengan sangat hebat. Sarah terjebak di bawah pohon tua. Tiba-tiba, seorang pria asing datang membawa payung besar dan mengajaknya berteduh hingga ke rumah. Ternyata, pria itu adalah seorang pengusaha sukses yang selama berbulan-bulan memperhatikan ketulusan Sarah dari jendela kantornya. Bukan hanya memberi tumpangan, pria itu kemudian merenovasi rumah Sarah yang bocor dan mempekerjakannya sebagai kepala pengawas taman kota dengan gaji yang sangat layak. Pria itu berkata, “Aku melihat apa yang kau lakukan saat orang lain tidak melihat. Sekarang, biarkan aku yang menjagamu.”

Baca Juga :  Janji Kehidupan Kekal

Seperti Rut yang meninggalkan negerinya demi kesetiaan kepada mertuanya (Naomi), ia tidak pernah menyangka bahwa perbuatannya akan membawanya bertemu Boas. Boas bukan sekadar pemberi bantuan, ia adalah kepanjangan tangan Tuhan untuk memberikan “upah penuh.” Tuhan adalah Pembalas yang Adil. Tidak ada kebaikan yang terlalu kecil untuk luput dari perhatian-Nya. Upah yang Sepenuhnya, Tuhan tidak pernah berhutang. Ia memberikan berkat bukan hanya materi, tapi juga kedamaian dan pemulihan martabat. Ungkapan “di bawah sayap-Nya” menggambarkan rasa aman seperti seekor anak ayam yang didekap induknya, hangat dan terjaga. Jika hari ini kita merasa lelah berbuat baik, ingatlah bahwa kita sedang membangun “tabungan” di surga. Teruslah melangkah, karena kita sedang berada di bawah naungan sayap Sang Raja.

Inti Renungan:
Teruslah berbuat baik sekalipun dunia tidak memberi ganjaran yang seharusnya. Ingatlah, Yesus Kristus menunggu dan memperhatikan kita, sekali pun berbeban berat, apakah kita tetap setia melakukan kehendak-Nya? Dia akan membalas semuanya.

Lagu:
KJ No. 438:1,2 “Apa pun Juga Menimpamu”

Doa:
Ya TUHAN, ajarlah kami setia untuk melakukan kehendakMu di bumi ini. Sebab kepada-Mu kami percaya, bahwa Engkau menaungi dan menjaga setiap orang yang melakukan kebajikan dan akan memuliakannya pada akhirnya. Amin.

Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.

Amin.

(VIP)