“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”
Kamis, 26 Februari 2026
PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.
Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.
“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” (2 Timotius 1:7)
Nas ini mengajarkan kepada kita bahwa Allah tidak memberi kita roh ketakutan yang melumpuhkan, melainkan karunia Roh Kudus yang memberikan kekuatan untuk setia, kasih untuk melayani dan pertimbangan yang baik (pikiran yang sehat/ketertiban) untuk membuat keputusan bijaksana, sehingga orang percaya mampu mengatasi rasa takut dan hidup berani dalam iman dan pelayanan.
Paulus mengajak Timotius muda untuk mengikuti teladannya dalam keberanian menghadapi penderitaan dan kesetiaan dalam pelayanan. Ini adalah surat terakhir rasul dalam Perjanjian Baru dan ia merenungkan tantangan nyata yang dihadapinya; ditinggalkan oleh teman-temannya, diserang oleh musuh-musuhnya, sendirian di penjara Romawi (2 Tim. 1:8). Ia menasehati anak didiknya untuk tidak malu dan “turut menderita demi Injil dengan kuasa Allah.” Untuk bertahan dalam masa-masa yang menyakitkan dan membingungkan, para murid membutuhkan lebih dari sekedar kata-kata penyemangat; kita membutuhkan ‘kekuatan’ yang berasal dari Allah sendiri.
Itulah sebabnya Paulus mengingatkan anak rohaninya untuk ‘mengobarkan kembali karunia Allah’. Allah telah memberi kita roh bukan roh ketakutan melainkan roh kekuatan, kasih, dan penguasaan diri. Roh yang dimaksud disini adalah Roh kudus yang tinggal di dalam kita. Dalam ayat 7 ini, Paulus menguraikan empat buah karya Roh Kudus dalam hidup kita: keberanian, kuasa, kasih dan pengendalian diri. Roh kudus memberi kita keberanian atau keteguhan hati bahkan dalam situasi yang menakutkan.
Ada banyak alasan untuk takut di dunia kita saat ini. Berita tentang sakit-penyakit, bencana alam, perang antar bangsa, perpecahan politik, kehidupan ekonomi yang semakin sulit, kegagalan, narkoba, dll. Semua itu membuat kita menjadi khawatir dan cemas dan bahkan kita mungkin dihantui oleh gangguan gejala “pantofobia” – ketakutan akan segala hal. Tetapi melalui nats hari ini dari 2 Tim 1:7 menawarkan dorongan yang tepat waktu bagi orang-orang kudus yang takut: “Sebab Allah memberi kita roh bukan roh ketakutan, melainkan roh kekuatan, kasih dan penguasaan diri.” Supaya tidak takut kita harus dekat dengan Tuhan agar jiwa kita beroleh ketenangan. Hanya Tuhan-lah yang dapat memberikan ketenteraman dan rasa aman bagi kita. Mazmur 27:1 mengatakan bahwa Tuhan adalah terang dan keselamatan kita, kepada siapakah kita akan takut? Jadi kita harus senantiasa hidup dekat denganNya, karena Dia adalah sumber keselamatan.
Marilah kita menjalani hidup hanya dengan iman dan dalam penyertaan Tuhan saja dan jangan pernah takut sebab Tuhan adalah perisai dan penolong yang dapat kita andalkan dan bersama Dia kita akan aman dan tidak akan goyah.
Renungan:
Menghadapi apapun kita harus tetap memiliki keberanian sebab Tuhan senantiasa bersama dengan kita, dan penyertaan-Nya itu sungguh sempurna.
Lagu:
KJ. No. 363:1,2
“Bagi Yesus Kuserahkan”
Doa:
Ya Tuhan, dalam kuasa Roh-Mu, mampukanlah kami menjadi pribadi yang senantiasa mengimani penyertaan kasih-Mu dan menjadikan kami pribadi yang berani dalam menghadapi apapun sebab kami mengimani dalam pengharapan yang teguh bahwa Engkau Tuhan senantiasa menyertai hidup dan pelayanan kami. Amin.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.
(VIP)