DAMAI BAGIMU, mediasumatera.id – para saudaraku ytk. Setiap manusia siapapun dia pasti ingin hidup damai, sehat dan bahagia. Ketiga hal ini bersumber dari Tuhan. Oleh karena itu, datanglah selalu kepada-Nya.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 21: 15 – 19, yakni gembalakanlah domba-domba-Ku. Dalam bacaan Injil hari ini, setelah kebangkitan-Nya, Yesus *bertanya kepada Petrus sebanyak tiga kali*: *Apakah engkau mengasihi Aku?* Pertanyaan ini bukan sekadar PENGULANGAN, tetapi sebuah PEMULIHAN. Petrus, yang sebelumnya MENYANGKAL Yesus *tiga kali*, kini diberi *KESEMPATAN* untuk menyatakan kasihnya kembali. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa setiap jawaban Petrus diikuti dengan perintah Yesus: *Gembalakanlah domba-domba-Ku.* Ini menunjukkan bahwa kasih kepada Kristus bukan hanya soal PERASAAN, tetapi juga TINDAKAN nyata dalam PELAYANAN dan KESETIAAN. Oleh karena itu, ada beberapa pesan dari bacaan Injil hari ini untuk kita, yakni
_Pertama_ *Pertanyaan yang Menyembuhkan*:
Yesus tidak menegur Petrus dengan keras, melainkan memberi kesempatan untuk menyatakan kembali komitmennya. Setiap kali Petrus menjawab: *Ya, Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau,* Yesus memercayakan pelayanan kepadanya: *Gembalakanlah domba-domba-Ku.* Ini mengajarkan kita bahwa KEGAGALAN bukanlah AKHIR; kasih Yesus MEMULIHKAN dan MENGUTUS kita kembali. _Kedua_ *Kasih yang Nyata dalam Tindakan*: Yesus menekankan bahwa mengasihi Dia harus diwujudkan dalam PELAYANAN. KASIH tanpa TINDAKAN adalah KOSONG. Seperti Petrus, kita dipanggil untuk MENGASIHI Tuhan dengan cara konkret: menyapa sesama, setia dalam panggilan, dan taat kepada-Nya. _Ketiga_ *Pemulihan yang Sempurna*:
Pertanyaan Yesus yang diulang tiga kali bukan untuk MEMPERMALUKAN Petrus, melainkan untuk MEMULIHKANNYA sepenuhnya. Setiap *ya* dari Petrus menghapus rasa bersalahnya. Begitu pula dengan kita: Yesus selalu memberi KESEMPATAN baru ketika kita kembali kepada-Nya.
*Untuk direfleksikan:*
1. *Mengasihi Yesus* berarti kita siap sedia dibentuk dan dipakai oleh-Nya, sekalipun melalui proses yang menyakitkan.
2. *Menerima pemulihan* berarti kita dengan sadar dan rendah hati, seperti Petrus, untuk bangkit dari kegagalan.
3. *Berkomitmen* untuk hidup melayani dengan tulus tanpa bersungut-sungut, karena KASIH sejati selalu berbuah dalam TINDAKAN.
*Selamat berefleksi*🙏🙏


