RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”
Sabtu, 25 April 2026
PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita, Yesus Kristus.
Kiranya damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan dari Tuhan perlahan mengalir dan memenuhi setiap ruang hati kita, bahkan di saat kita merasa lelah, kosong, atau seolah tidak baik-baik saja.
Saudara-saudari yang terkasih,
Seringkali kita berjalan dengan beban pikiran tentang masa depan, kekhawatiran yang belum tentu terjadi, dan luka-luka yang masih tersimpan. Namun hari ini Tuhan mengajak kita untuk berhenti sejenak… menarik nafas… dan kembali percaya.
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Dalam setiap langkah kecil kita, bahkan saat iman terasa lemah, Tuhan tetap bekerja dengan cara-Nya yang indah.
Renungan ini disampaikan oleh:
Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th.
_”Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.”_ (1 Samuel 2:2)
Nas ini adalah bagian doa pujian Hana setelah Tuhan menjawab doanya dan memberinya anak yaitu Samuel. Di dalam doanya dia meminta supaya Tuhan meminta supaya Tuhan memberikan anak kepadanya. Doanya didengar oleh Tuhan dan lahirlah Samuel. Di dalam sukacita dia memuji Allah. Hana menunjukkan bahwa Allah berkuasa di dalam kehidupannya, termasuk dalam status, keadaan manusia dan bangsa. Hana meyakini bahwa Allah dapat mengubah kesulitan menjadi sukacita, duka menjadi suka.
Hana adalah orang yang tetap berharap kepada kasih Allah dan Allah mendengarkannya. Dalam ungkapan syukurnya, Hana menyatakan satu kebenaran yang kekal: _Tuhan adalah kudus, tak tertandingi dan tempat perlindungan yang kokoh._ Banyaknya berkat yang Hana terima dari Allah merupakan alasan untuk memuji Allah. Tuhan telah memperhatikannya dan memberikannya seorang anak, bahkan memakai anaknya itu kelak menjadi hambaNya. Berkat terbesar yang dialami Hana ialah ia semakin dekat dan semakin jelas mengenal Tuhan. Itu tampak dalam ungkapan doanya yang sarat dengan kebenaran teologis tentang Allah dan perbuatanNya. Keesaan dan keunikan Allah dengan jelas disyukuri Hana (1 Sam. 2:2). Ia menyadari bahwa Tuhanlah yang menentukan seluruh hidup manusia (Ay. 6-10).
Semua orang pasti pernah mengalami pergumulan-pergumulan hebat dalam hidupnya, termasuk juga orang-orang percaya. Kita mengalami sedih, kecewa, bimbang dan lain sebagainya. Kita merasa bahwa Tuhan itu sangat jauh dan kita sering bertanya kepada Tuhan mengapa hal seperti terjadi dalam hidupku? Padahal sebenarnya Tuhan tidak pernah jauh dan meninggalkan kita. Dia hanya sejauh doa. Firman Tuhan hari ini adalah tentang pengakuan kekuasaan Allah yang tidak ada bandingnya. _“……sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita”._ Saat hidup terasa tidak adil atau harapan tampak hancur, nats ini mengingatkan kita bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang sebanding dengan Tuhan. Dia adalah satu-satunya yang layak kita andalkan – gunung batu yang teguh di tengah badai kehidupan.
Hendaknya kita juga seperti Hana yang menyampaikan apa yang ada di dalam hati kita, pergumulan dan kerinduan, masalah yang kita hadapi kepada Allah. Masalah keluarga, pekerjaan, anak dan lain sebagainya jangan menyampaikannya kepada orang lain karena mereka belum tentu mendengarnya, tetapi sampaikanlah kepada Allah. Kadang kita mencari kekuatan dari orang lain atau mencoba berdiri dengan kekuatan sendiri, tetapi hanya Tuhanlah sumber sejati pengharapan dan keselamatan kita. Hanya Dialah yang layak dipercaya sepenuhnya. Dalam Yakobus 5:16 dikatakan _“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”_ Allah akan selalu mendengar orang yang berdoa kepadaNya. Amin
*Inti Renungan:*
“Ekspresikan sukacita sejati atas berkat-berkat-Nya tiap hari melalui pengakuan dan penghayatan akan kebenaran, kekudusan dan keadilan Allah dalam kata dan perbuatan kita”.
*Lagu:*
KJ No. 26:1,3 “Mampirlah Dengar Doaku”
*Doa:*
Tuhan yang Mahakasih, Engkaulah sumber pengharapan kami dan gunung batu kami. Tiada Allah yang seperti Engkau. Jadikanlah hidup kami menjadi umat yang setia, taat kepadaMu. Memiliki hati sebagai hamba dalam kerendahan hati menunjukkan ekspresi sukacita atas berkat-berkat Tuhan. Amin.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin
(VIP)



